Pembangunan kelistrikan untuk daerah terpencil tersendat anggaran, Senator Lis Tabuni mendorong sinergitas pemerintah Papua Tengah, antara legislatif dan eksekutif.
Nabire, Tudepoint (7/10/2025) – Ketersediaan listrik di rumah-rumah penduduk, terutama di daerah pinggiran kota di Provinsi Papua Tengah, belum sepenuhnya terpenuhi. Salah satunya karena belum didukung fasilitas kelistrikan yang menjangkau kawasan tersebut.
Hal ini disampaikan Lis Tabuni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Papua Tengah, dalam kunjungannya ke Nabire, Selasa, 7 Oktober 2025 lalu.
“Dalam pembahasan kami pada kunjungan itu, ternyata salah satu kendalanya adalah pada ketersediaan anggaran untuk pembangunan fasilitas kelistrikan. Hal ini yang menyebabkan sejumlah program mengalami penundaan,” kata Lis Tabuni kepada Tudepoint, Jumat (10/10/2025).
Melihat problem tersebut, Lis Tabuni mengatakan penting sekali adanya koordinasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah provinsi Papua Tengah, baik eksekutif dan legislatif, serta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk memberikan pelayanan listrik bagi masyarakat yang belum tersentuh.
“Oleh sebab itu, saya menilai hal tersebut perlu direspon melalui koordinasi lintas lembaga agar tidak menghambat pemerataan akses listrik bagi masyarakat, terutama yang dipinggiran kota yang sangat membutuhkan,” kata Lis Tabuni.

Meski begitu, Lis Tabuni mengapresiasi upaya-upaya yang sedang dilakukan PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Keternagalistrikan (UP2K) Nabire bersama Pemprov Papua Tengah.
“Jadi, hari Selasa itu saya berkunjung ke PLN UP2K Nabire untuk membahas isu strategis terkait pembangunan kelistrikan di daerah terpencil yang susah dijangkau di Provinsi Papua Tengah. Mereka sedang mengupayakan kelistrikan ini bersama-sama pemprov, dan saya mengapresiasi langkah-langkah PLN dalam mendorong percepatan elektrifikasi di wilayah terpencil Papua Tengah ini,” kataya.
Lis berharap, upaya yang sedang dilakukan dapat berjalan baik.
“Saya berharap semua bisa berjalan baik dan lancar. Saya juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung sehingga manfaatnya bisa dinikmati bersama di waktu mendatang,” kata Lis Tabuni. (*)






