Jayapura, (25/10/2025) — Jelang laga pekan ketujuh Liga 2 Championship Indonesia kontra Barito Putera,Sabtu(25/10/2025) di Lukas Enembe Stadium, Persipura Jayapura menghadapi ujian berat. Dua pemain asing andalan — Artur da Silva dan Mateus da Silva, serta Ramai Rumakiek — harus absen akibat akumulasi kartu, sementara gelandang pekerja keras asal Jepang, Taki Matsunaga, diragukan tampil karena belum pulih sepenuhnya.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengakui kondisi timnya tidak ideal. Meski demikian, ia menegaskan seluruh pemain yang diturunkan harus siap menjalankan tanggung jawab dan menjaga performa tim di laga penting ini.
“Di official training tadi otomatis ada dua pemain asing kita yang kena akumulasi. Ramai Rumakiek juga absen karena akumulasi kartu, dan Taki harus istirahat karena demam. Tapi siapa pun yang kita turunkan, saya rasa para pemain sudah tahu tugas dan tanggung jawabnya untuk laga besok,” ujar Rahmad dalam konferensi pers pra-pertandingan di Stadion Lukas Enembe, Jumat (24/10/2025).
Laga ini menjadi momen pembuktian kedua bagi Rahmad Darmawan bersama tim Mutiara Hitam setelah pekan lalu berhasil menundukkan Persik Kendal 1–0 di kandang.
Kemenangan atas Barito akan memangkas jarak poin Persipura — yang kini mengoleksi 10 poin — dengan Barito Putera yang menempati posisi kedua klasemen Grup Timur dengan 15 poin.
Rahmad menilai Barito adalah tim kuat yang tidak banyak berubah dari musim lalu, terutama di lini tengah dan belakang yang diisi pemain berpengalaman seperti Gianfranco Zola, Hargianto, dan Fabiano Beltrame. Namun, ia yakin para pemain muda Persipura memiliki motivasi besar untuk tampil maksimal.
“Barito tim yang tidak banyak berubah dari musim lalu, terutama pemain lokalnya. Mereka punya kualitas pemain Liga 1 seperti Gianfranco Zola, Hargianto, dan Fabiano. Tapi saya yakin Persipura juga punya kualitas. Walau belum setenar mereka, motivasi pemain harus tinggi untuk menaikkan level permainan,” katanya.
“Dulu ada nama-nama besar seperti Kabes atau Boas Solossa, dan itu harus jadi semangat bagi pemain muda sekarang untuk tidak kalah populer di lapangan.”
Secara head-to-head, dalam lima pertemuan terakhir antara 2018 hingga 2022, Persipura unggul dengan empat kemenangan dan hanya sekali kalah dari Barito Putera. Menariknya, Barito merupakan mantan klub asuhan Rahmad Darmawan pada periode 2023–2025. Fakta ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Persipura karena sang pelatih sudah memahami karakter dan kekuatan mantan anak asuhnya.
Laga panas antara Persipura Jayapura dan Barito Putera diprediksi berlangsung ketat dan emosional — bukan hanya soal perebutan poin, tapi juga soal harga diri dua tim besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.(*)
Reporter : Elwen






