
MANOKWARI(8/4/2026) – Pemerintah Provinsi Papua Barat resmi menjalin sinergi dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Timika, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aston Niu Hotel Manokwari, Rabu (8/4/2026). Sinergi ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat adat di Tanah Papua.
Selain prosesi penandatanganan PKS, acara tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis bantuan kendaraan operasional untuk SMA Taruna Kasuari Nusantara guna mendukung mobilitas dan kegiatan belajar mengajar di sekolah unggulan tersebut.

Direktur YPMAK, Dr. Leonardus Tumuka, dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi ini didasari oleh mimpi besar untuk melahirkan kader-kader Papua yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Selama hampir 29 tahun mengelola program beasiswa, YPMAK mencatat tantangan besar dalam menembus sekolah-sekolah kedinasan dan universitas negeri ternama.
“Ini menjadi kerinduan kami dan juga donor. Kami berharap lulusan-lulusan dari kerja sama ini, salah satunya dari SMA Taruna Kasuari Nusantara, ada yang bisa menembus Akmil, Akpol, maupun sekolah kedinasan lainnya,” ujar Dr. Leonardus.
Ia menambahkan bahwa investasi pada manusia memerlukan kesabaran dalam merawat dan menjaga proses pendidikan. “Kita bekerja bersama, bergandengan tangan. Apa yang kita tanam hari ini, mudah-mudahan berbuah pada masanya demi mengharumkan nama Papua,” tuturnya.
Gubernur Papua Barat, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd., menyebut momentum ini sebagai langkah bersejarah bagi kolaborasi pembangunan di Bumi Cenderawasih.

“Pemerintah mengapresiasi YPMAK sebagai mitra konsisten dalam mendukung masyarakat adat. Kami percaya kerja sama ini membuka peluang luas bagi peningkatan kesejahteraan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis kearifan lokal,” jelas Barnabas.
Terkait bantuan kendaraan operasional bagi SMA Taruna Kasuari Nusantara, Pemprov Papua Barat berharap fasilitas tersebut dapat memacu semangat sekolah dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada tingkat seremonial. Barnabas menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan satuan kerja terkait untuk proaktif menjalin koordinasi dengan YPMAK.

“Setiap program harus terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang direncanakan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masa depan generasi Papua,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan kunci kendaraan operasional secara simbolis yang disaksikan oleh para pemangku kepentingan pendidikan dan tamu undangan yang hadir.(abe)




