Manokwari(1/4/2026) — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyatakan bahwa tingkat pengangguran di wilayahnya berada di bawah rata-rata nasional. Hal tersebut disampaikan dalam presentasi kinerja pemerintah daerah yang digelar di Ruang Multimedia Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (1/4/2026).

Dalam paparannya, Gubernur menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Papua Barat berada pada kisaran 4,3 hingga 4,5 persen, atau lebih rendah dibandingkan angka nasional yang cenderung berfluktuasi. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah daerah.

Meski demikian, Gubernur mengakui bahwa pengangguran terbuka di Papua Barat masih didominasi oleh kelompok laki-laki dan masyarakat di wilayah pedesaan. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Untuk menekan angka pengangguran, pemerintah daerah telah menerapkan sejumlah inovasi, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, penciptaan lapangan kerja afirmatif melalui kebijakan Otonomi Khusus (Otsus), serta pemberian peluang usaha bagi pengusaha asli Papua melalui paket pekerjaan setiap tahun.

Presentasi tersebut mendapat apresiasi dari panelis yang terdiri dari Kepala BKSDN dan perwakilan Universitas Hasanuddin (Unhas). Mereka menilai langkah pemerintah daerah cukup efektif dalam menekan angka pengangguran hingga berada di bawah rata-rata nasional.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten II Sekretariat Daerah Papua Barat, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda, perwakilan BRIDA Papua Barat, Kepala Biro Pemerintahan, serta Kepala Biro Otsus.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memperkuat kebijakan yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi masyarakat asli Papua dan wilayah pedesaan, guna menjaga tren penurunan pengangguran di Papua Barat.(abe)

Related Posts

Tudepoint, Manokwari(13/8/2026) — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak para tokoh agama, masyarakat adat, pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, perempuan, pemuda, dan media memperkuat kolaborasi untuk menjaga hutan…

Tudepoint, Manokwari(11/8/2026)  — Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., FLS., mengingatkan pentingnya memastikan seluruh persiapan peluncuran Interfaith Rainforest Initiative…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HAM DAN KEAMANAN

Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

  • Juli 4, 2026
  • 42 views
Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

  • Juli 4, 2026
  • 47 views
PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

  • Juli 3, 2026
  • 39 views
Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

  • Mei 15, 2026
  • 94 views
Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

  • Mei 13, 2026
  • 59 views
Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua

  • Mei 13, 2026
  • 122 views
Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua