
Jayapura, (21/10/2025) – Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kampung Pengima, Eris Wenda, S.Ak, turun langsung ke Distrik Gupura, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, untuk melaksanakan kegiatan penanganan stunting sekaligus pembagian sembako dan dana desa kepada masyarakat, Sabtu (18/10/2025).
Selain dikenal aktif memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Pengima di berbagai kota studi, Eris juga rutin melaksanakan kegiatan sosial di kampung. Dalam kegiatan kali ini, ia menitikberatkan perhatian pada penanganan stunting bagi ibu hamil, anak-anak, dan balita.
“Sebagai kepala kampung, saya ingin kegiatan stunting ini difokuskan kepada anak-anak dan ibu hamil, karena hal ini sangat penting bagi pertumbuhan mereka,” ujar Eris saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp.
Selain penanganan stunting, Eris juga menyerahkan dana desa dan bantuan sembako kepada masyarakat. Ia menjelaskan, meskipun jumlah kepala keluarga (KK) resmi yang tercatat sekitar 20 KK, dalam praktiknya banyak warga lain yang ikut hadir saat pembagian berlangsung.
“Dana desa seharusnya dibagi sesuai jumlah KK, tetapi saya memilih untuk membaginya secara merata kepada masyarakat, termasuk yang namanya belum tercantum,” jelasnya.
Salah satu tokoh masyarakat, Atinus Wenda, menyampaikan harapannya agar pembagian dana desa ke depan dilakukan langsung di kampung masing-masing, bukan hanya di tingkat distrik.
“Terima kasih. Saya berharap pembagian dana desa dan sembako ke depan dilakukan di tiap kampung, supaya lebih tertib dan sesuai data KK,” katanya.
Sementara itu, Jeni Wenda, siswi SMA asal Pengima, turut menyampaikan aspirasi agar dana desa disalurkan secara adil kepada seluruh lapisan, termasuk pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
“Saya berharap dana desa ke depan dibagikan secara merata, bukan hanya untuk masyarakat dan mahasiswa, tetapi juga untuk siswa dari TK, SD, SMP, SMA hingga kuliah,” ucap Jeni.
Menutup kegiatan, Eris Wenda menegaskan komitmennya untuk terus menata mekanisme penyaluran dana desa dan sembako agar lebih transparan, adil, dan tepat sasaran.
“Ke depan, pembagian dana desa dan sembako akan kami lakukan lebih tertib dan sesuai data kepala keluarga,” pungkasnya.(*)
Reporter : Elwen








