Di Balik Pelantikan DPW Tani Merdeka: Ada Ayapo yang Sedang Bangkit

Jayapura (14/11/2025) – Pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia (TMI) Papua pada 13 November 2025 berlangsung meriah dan penuh optimisme. Seruan tentang kedaulatan pangan menggema dari panggung hingga kursi tamu undangan. Namun, sesungguhnya peristiwa paling penting bagi masyarakat adat di Danau Sentani tidak terjadi di ruang pelantikan itu.

Justru pada malam hari, dalam suasana yang jauh lebih sederhana—sebuah acara ramah-tamah makan malam—terjadi sebuah langkah yang dapat mengubah arah pembangunan pangan di Danau Sentani.

Di hadapan sejumlah pengurus DPW Tani Merdeka Papua, Kristian Epa, S.Sos, Ketua Yayasan Ko Satu Papua dan putra Ayapo, menyerahkan proposal revitalisasi dusun sagu serta pengembangan keramba apung dan keramba tancap. Proposal itu diterima langsung oleh Ketua DPW TMI Papua, Pendeta David Waromi yang juga senator DPD RI dari Papua.

Tidak ada sorotan kamera. Tidak ada publikasi resmi. Hanya percakapan singkat di meja makan—tetapi dengan dampak yang jauh lebih besar daripada seremonial siang hari.

“Ini bukan program main-main,” ujar Kristian pelan setelah pertemuan itu. “Ini jalan pulang bagi orang kampung.”

Pelantikan TMI Papua: Seruan Besar yang Menunggu Akar

Pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Papua menegaskan tekad organisasi tersebut untuk menjadikan pangan lokal sebagai fondasi pembangunan Papua. Pidato-pidato resmi menyuarakan visi swasembada, penguatan petani, hingga keberpihakan pada wilayah timur Nusantara.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memberikan dukungan penuh dan menegaskan bahwa Papua harus menjadi salah satu penjuru yang mendorong ketahanan pangan nasional.

Deklarasi itu penting. Namun tanpa gerakan dari akar rumput, visi itu akan berhenti di podium. Inilah mengapa momen malam hari itu menjadi sangat berarti.

Kristian Epa: Suara Ayapo dalam Tubuh TMI Papua

Ketua Yayasan Ko Satu Papua, Kristian Epa, ketika foto bersama Ketua DPW TMI Papua, Pendeta David Waromi dan pengurus DPW TMI Papua, usai pelantikan, Kamis(13/11/2025).

Penunjukan Kristian Epa sebagai bagian dari pengurus TMI Papua membawa warna baru. Ia bukan orang biasa. Ia tumbuh dari tanah Ayapo, hidup dari danau, dan menyaksikan perubahan ekologis maupun sosial di Sentani hingga wilayah pegunungan selama puluhan tahun.

Dengan segudang pengalamannya bekerja di pemerintahan, menjadikannya jembatan alami antara gerakan petani modern dan komunitas adat di kampungnya.

Kristian memikul dua beban sekaligus, yaitu membawa suara kampung ke meja organisasi provinsi, dan membawa peluang organisasi provinsi kembali ke kampung.

Penyerahan proposal di acara makan malam itu justru mencerminkan karakter kerja lapangan: tenang, langsung, berangkat dari kebutuhan nyata.

Proposal yang disampaikan Kristian memuat dua program inti, yaitu Revitalisasi Dusun Sagu dan Membangun Keramba Apung & Keramba Tancap di Danau Sentani.

Dua program ini dirancang untuk berjalan berpasangan, dan akan ditandemkan dengan program Yayasan Ko Satu lainnya, yaitu Ekowisata ( Homestay dan wisata alam ).

Kedaulatan Pangan: Dari Meja Makan ke Kebijakan

Salah satu fakta menyakitkan di Papua adalah tingginya ketergantungan pada pangan luar:
beras dari Merauke, minyak goreng dari Surabaya, ikan beku dari Manado,sayur dari Surabaya dan Makaasar.

Namun di tengah ketergantungan itu, kampung-kampung adat masih memegang kunci:
sagu dan ikan danau—dua pangan yang terbukti bertahan saat krisis, pandemi, bahkan bencana.

Ketika Kristian menyerahkan proposal di acara ramah-tamah malam itu, ia sebenarnya sedang membawa pesan yang jauh lebih besar: “Jika Papua ingin mandiri, maka kampunglah yang lebih dulu harus diberi ruang.”

Proposal itu membuka celah: isu adat kini bisa masuk ke meja perumusan program TMI,
dan TMI memiliki jalur baru untuk hadir langsung di kampung. Dan kedaulatan pangan tidak bisa dicapai hanya dengan seremonial pelantikan. Ia harus berjalan melalui negosiasi, advokasi, dan kerja bersama.

Dari Ayapo untuk Papua

Acara ramah tamah usai pelantikan DPW TMI Papua, Kamis (13/11/2025)

Usai makan malam itu, Kristian pulang dengan perasaan lega. Proposal sudah diterima.
Jalan sudah dibuka. Pertemuan yang sederhana telah menanam benih perubahan.

Langkah berikutnya bukan di kota. Bukan di ruang rapat. Tetapi di kampung-kampung adat, di dusun sagu yang mulai menua, dan di perairan danau yang menunggu disentuh kembali.

Jika Ayapo berhasil membangun model pangan lokal yang kuat, maka Sentani akan berubah.
Dan jika Sentani berubah, Papua bisa memulai babak baru: pangan dari tanah sendiri, untuk rakyat sendiri.(*)

Admin

Related Posts

Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

MANOKWARI, Tudepoint.com(27/10/2026) — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., menerima kunjungan Direktur Eksekutif Mitra Pembangunan Terra Abadi Papua, Meity Mongdong,…

Charlie Heatubun Resmi Dilantik sebagai Kepala Bappeda Papua Barat

Manokwari, Tudepoint(6/10/2026) — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si. sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Barat.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dies Natalis ke-26, UNIPA Catat 16.445 Lulusan dan Siapkan Transformasi Menuju Universitas Riset 2035

  • By
  • November 3, 2026
  • 6 views
Dies Natalis ke-26, UNIPA Catat 16.445 Lulusan dan Siapkan Transformasi Menuju Universitas Riset 2035

Prof. Charlie Dorong UNIPA Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan di Papua

  • By
  • November 2, 2026
  • 9 views
Prof. Charlie Dorong UNIPA Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan di Papua

Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

  • By
  • Oktober 27, 2026
  • 18 views
Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

Diantar Puluhan Legenda Perseman, Dokter Frans Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Papua Barat

  • By
  • Oktober 9, 2026
  • 22 views
Diantar Puluhan Legenda Perseman, Dokter Frans Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Papua Barat

Charlie Heatubun Resmi Dilantik sebagai Kepala Bappeda Papua Barat

  • By
  • Oktober 6, 2026
  • 29 views
Charlie Heatubun Resmi Dilantik sebagai Kepala Bappeda Papua Barat

Mnukwar FC Mulai Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, 35 Anak Ikuti Latihan Perdana

  • By
  • Oktober 5, 2026
  • 28 views
Mnukwar FC Mulai Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, 35 Anak Ikuti Latihan Perdana