Gangguan Kabel, Internet Lumpuh (lagi) di Jayapura

Jayapura, Tudepoin —  Layanan internet dan jaringan seluler di Jayapura dan sejumlah wilayah di Papua sempat mengalami gangguan pada Jumat (10/4/2026) pagi akibat kerusakan kabel serat optik, baik di laut maupun darat.

Gangguan tersebut berdampak pada wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Jayawijaya, Sarmi, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, dan Yalimo. Penurunan kualitas jaringan terutama terjadi pada layanan 2G.

Berdasarkan data teknis, sekitar 410 perangkat jaringan (network elements) terdampak. Namun, hingga siang hari, sebanyak 403 site atau menara telekomunikasi dilaporkan telah kembali normal secara bertahap.

General Manager Telkom Witel Papua, Antonius Joko Sritomo, dilansir jubi.id, menjelaskan gangguan disebabkan oleh kendala pada perangkat penguat sinyal (amplifier) di fasilitas Cable Landing Station atau CLS Amai, yang merupakan titik terminasi jaringan kabel laut SKKL PATARA di Papua.

Gangguan disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, kerusakan pada kabel laut (Sistem Komunikasi Kabel Laut/SKKL) di segmen Sorong–Jayapura yang terjadi sejak 30 Maret 2026. Kedua, dugaan kerusakan kabel fiber optik darat milik Telkom di KM 24 Patara, pada jalur Sarmi menuju Jayapura.

Kerusakan kabel darat tersebut menyebabkan akses ke jaringan Metro Ethernet Telkom Jayapura dan perangkat mobile terputus sejak pukul 06.47 WIB.

Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan untuk memulihkan layanan. Di antaranya adalah pengaktifan Power Feeding Equipment (PFE) di Jayapura untuk mengalihkan trafik melalui jalur SMPCS Jayapura–Sorong via Biak dan Manokwari. Upaya ini berhasil mengembalikan sebagian besar layanan.

Selain itu, operator juga tengah menyiapkan koneksi cadangan menggunakan layanan satelit Starlink dengan kapasitas 300 Mbps. Proses aktivasi masih berlangsung.

Teknisi Telkom saat ini juga melakukan pengecekan langsung di lokasi dugaan kerusakan kabel pada segmen Sarmi–Jayapura untuk mempercepat proses perbaikan.

Sejumlah laporan media menyebutkan gangguan ini sempat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk layanan perbankan, komunikasi, dan transaksi digital di Jayapura dan sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan jaringan masih terus dilakukan. Operator memastikan layanan akan kembali normal sepenuhnya setelah perbaikan infrastruktur selesai.

“Tim teknis telah melakukan penggantian perangkat penguat sinyal di lokasi CLS Amai sebagai bagian dari langkah penanganan,” kata Antonius Joko Sritomo, dilansir jubi.id

Bukan pertama

Peristiwa ini bukan yang pertama. Internet di Jayapura telah mengalami beberapa kali gangguan serius atau kelumpuhan, terutama akibat putusnya kabel laut Telkomsel (kabel bawah laut).

Gangguan besar tercatat pada tahun 2021, pada bulan Mei-Juni. Gangguan jaringan internet yang terjadi cukup panjang, tercatat hingga 40 hari akibat kabel laut terputus, menyebabkan lumpuhnya akses data di Jayapura dan beberapa kabupaten sekitar.

Kemudian kembali terjadi pada 9 April 2026, yang melumpuhkan layanan selama hampir lima jam, mulai dari pukul 08.47 WIT hingga siang hari, yang berdampak pada puluhan ribu pengguna.

Kemudian, Merauke, Papua Selatan. Daerah ini dilaporkan sering mengalami gangguan internet selama 9 tahun terakhir (sejak 2016) dan sempat memicu kemarahan warga pada Agustus 2025. (tudepoin/Angel)

Related Posts

Pesta Babi Resmi Tayang dari Tanah Papua, Musim Nobar Berlanjut

Jayapura(22/5/2026)-  Setelah diputar di lebih dari 1.800 titik nonton bareng (nobar), film dokumenter Pesta Babi–Kolonialisme di Zaman Kita hari ini resmi tayang di kanal Youtube JubiTV. Vincen Kwipalo, Masyarakat Adat…

MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua

Manokwari (20/5/2026)  — Tim peneliti dari MOCHTAR RIADY INSTITUTE FOR NANOTECHNOLOGY (MRIN) mempresentasikan rencana penelitian bertajuk “Pemetaan Dampak Migrasi Biologis dan Budaya Papua ke Daerah Wallacea” di Manokwari, Rabu(20/5/2026). Presentasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Pesta Babi Resmi Tayang dari Tanah Papua, Musim Nobar Berlanjut

  • By
  • Mei 22, 2026
  • 0
  • 9 views
Pesta Babi Resmi Tayang dari Tanah Papua, Musim Nobar Berlanjut

Nobar Film Pesta Babi di FKM UNCEN, Mahasiswa Papua Kritik PSN dan Soroti Pendekatan Militer

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 39 views
Nobar Film Pesta Babi di FKM UNCEN, Mahasiswa Papua Kritik PSN dan Soroti Pendekatan Militer

MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 15 views
MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua

UNIPA, MRIN dan BRIDA Papua Barat Bahas Kerja Sama Penelitian Migrasi Biologis dan Budaya Papua

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 18 views
UNIPA, MRIN dan BRIDA Papua Barat Bahas Kerja Sama Penelitian Migrasi Biologis dan Budaya Papua

Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak pada Harkitnas 2026

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 12 views
Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak pada Harkitnas 2026

BRIDA Papua Barat Pelajari Pengembangan Ekosistem Riset dan Inovasi di Jawa Tengah

  • By
  • Mei 19, 2026
  • 0
  • 18 views
BRIDA Papua Barat Pelajari Pengembangan Ekosistem Riset dan Inovasi di Jawa Tengah