
Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Papua Tengah menyatakan keprihatinan mendalam atas berlanjutnya konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak yang, menurut berbagai laporan, telah menimbulkan korban jiwa dari kalangan warga sipil serta memperburuk situasi kemanusiaan di kedua wilayah tersebut.
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Hanok Herison Pigai, menilai para pemimpin daerah di Tanah Papua, khususnya enam gubernur, perlu mengambil langkah politik dan moral yang lebih aktif dengan menyampaikan secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kondisi kemanusiaan yang terus dialami masyarakat Papua.
“Ini menyangkut nyawa manusia. Intan Jaya kembali berduka, setelah sebelumnya Kabupaten Puncak juga mengalami duka yang mendalam. Kami berharap para gubernur tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik dan anggaran, tetapi juga menyampaikan secara jujur situasi kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Papua,” kata Hanok dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Hanok, konflik yang berkepanjangan telah menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil. Banyak keluarga kehilangan anggota keluarganya, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi akibat situasi keamanan yang belum kondusif.
Situasi Kemanusiaan Membutuhkan Perhatian Serius
Exco Partai Buruh Papua Tengah mencermati berbagai laporan media dan informasi dari berbagai pihak mengenai meningkatnya eskalasi konflik di Intan Jaya. Berdasarkan laporan-laporan tersebut, operasi keamanan di sejumlah kampung disebut berdampak terhadap kehidupan masyarakat sipil, termasuk terjadinya pengungsian warga.
Partai Buruh Papua Tengah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga sipil yang diberitakan dalam beberapa hari terakhir, di antaranya seorang gembala jemaat, seorang pemuda, dan seorang ibu yang sedang mengandung.
Bagi Exco Partai Buruh Papua Tengah, setiap korban jiwa merupakan tragedi kemanusiaan yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Pembangunan Harus Berjalan Seiring Perlindungan Warga
Hanok menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dipisahkan dari jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Pembangunan tentu penting, tetapi keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Apa arti pembangunan apabila masyarakat terus hidup dalam ketakutan dan kehilangan anggota keluarganya akibat konflik yang tidak kunjung berakhir,” ujarnya.
Ia berharap para gubernur di Tanah Papua memanfaatkan kewenangan dan ruang komunikasi yang dimiliki untuk menyampaikan kondisi riil masyarakat kepada pemerintah pusat, sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penyelesaian konflik secara damai serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Mendesak Langkah Nyata Pemerintah
Exco Partai Buruh Papua Tengah meminta Pemerintah Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap situasi kemanusiaan di Papua melalui kebijakan yang mengedepankan perlindungan warga sipil, dialog, penyelesaian damai, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Selain itu, Exco Partai Buruh Papua Tengah mendesak Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan pembentukan Tim Pencari Fakta Independen yang melibatkan Komnas HAM untuk mengusut berbagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang berkaitan dengan konflik di Intan Jaya dan Puncak secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Sudah terlalu banyak nyawa yang hilang. Kami berharap pemerintah pusat dan seluruh pemimpin daerah menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas utama. Konflik harus diselesaikan melalui langkah-langkah yang menghadirkan keadilan, perlindungan terhadap warga sipil, dan perdamaian yang berkelanjutan,” tutup Hanok.
Tentang Exco Partai Buruh Papua Tengah
Executive Committee (Exco) Partai Buruh Papua Tengah merupakan kepengurusan Partai Buruh di Provinsi Papua Tengah yang berkomitmen memperjuangkan kepentingan buruh, petani, nelayan, masyarakat adat, dan seluruh lapisan rakyat. Organisasi ini juga mendorong penegakan hak asasi manusia, keadilan sosial, serta pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Kontak Media
Hanok Herison Pigai
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah
(Siaran Pers ini dikirim dari Nabire, 3 Juli 2026)




