
MANOKWARI (11/4/2026) – Menyongsong usia enam dekade, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua atau Bank Papua menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 yang dipusatkan di Kota Manokwari. Mengusung semangat profesionalisme dan integritas, bank milik masyarakat Papua ini menargetkan pengembangan status menjadi Bank Devisa sebagai langkah besar di masa depan.
Perayaan diawali dengan kegiatan jalan santai dan pembagian doorprize di Pujasera Briyosi, Manokwari, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Muhamad Lakotani, dengan rute yang dimulai dari Pujasera Fasharkan Angkatan Laut, menyusuri Jalan Yos Sudarso, dan kembali ke titik semula.

Momentum Evaluasi dan Menuju Bank Devisa
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat sekaligus Komisaris Non-Independen Bank Papua, Drs. H. Ali Baham Temongmere, MTP, menegaskan bahwa usia 60 tahun bukan sekadar seremonial, melainkan momentum evaluasi besar.
“Harapannya Bank Papua terus dikelola secara profesional dan menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Meski saat ini di Tanah Papua sudah ada enam provinsi, kita harap Bank Papua tetap satu untuk melayani perekonomian di daerah ini,” ujar Ali Baham.
Ia juga mengungkapkan visi strategis Bank Papua untuk naik kelas. “Kita harapkan di usia 60 tahun ini Bank Papua dikembangkan menjadi Bank Devisa. Artinya, kita siap melayani arus uang dari dan ke luar negeri. Ini membutuhkan kemampuan yang lebih dibanding sebelumnya,” tambahnya.

Kontribusi Nyata bagi Daerah
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, dalam sambutannya menyatakan bahwa jalan santai ini merupakan bentuk sinergi antara insan perbankan dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun energi positif untuk meningkatkan kinerja layanan ke depan.
Senada dengan itu, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua, Matheus Althiberg Mual, memaparkan pencapaian positif kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.
“Laba kita mencapai 103 persen dari target. Capaian ini sudah didistribusikan dalam bentuk dividen kepada pemerintah daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk masyarakat,” jelas Matheus.
Ia juga merinci bahwa saat ini Bank Papua didukung oleh 5.263 karyawan, dengan komposisi 60 persen Orang Asli Papua (OAP) dan 40 persen non-OAP, yang bekerja kolaboratif untuk melayani nasabah di seluruh Tanah Papua.

Semarak Undian dan Pelibatan UMKM
Puncak peringatan HUT akan jatuh pada Senin, 13 April 2026, yang diawali dengan upacara bendera di seluruh kantor cabang. Di Manokwari, kemeriahan akan berlanjut pada Senin sore dengan agenda Semarak Undian Tabungan Bank Papua.
“Kami akan mengundi hadiah utama berupa satu unit mobil bagi nasabah yang memiliki saldo di atas Rp5 juta. Sesuai amanat RUPS, kegiatan ini juga melibatkan UMKM binaan dan talenta muda Papua untuk memberikan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” pungkas Matheus.
Acara jalan santai hari ini ditutup dengan pengundian berbagai hadiah menarik (doorprize) bagi para peserta yang terdiri dari pegawai Bank Papua, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta berbagai stakeholder terkait.
Kegiatan jalan santai ini diikuti juga oleh Komisaris Independen Bank Papua Victor Abaidata, Bupati Manokwari Hermus Indouw, Bupati Pegunungan Arfak Dominggus Saiba, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari Yan Ayomi, Sekretaris Daerah Kabupaten Pegunungan Arfak, Evert Dowansiba dan sejumlah pejabat di lingkup Pemda Manokwari, Pemprov Papua Barat dan pejabat Bank Papua serta mitra Bank Papua lainnya. (abe)




