Kepala BRIDA Papua Barat Ingatkan CPNS dan PPPK Jaga Integritas dan Tunjukkan Prestasi

Tudepoint, Manokwari(11/8/2026) – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., FLS., meminta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru ditempatkan di BRIDA Papua Barat untuk bekerja aktif, menjaga integritas, serta menunjukkan prestasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Pesan tersebut disampaikan Heatubun saat bertemu dengan CPNS dan PPPK pengangkatan tahun 2026 di Kantor BRIDA Papua Barat, Fanindi, Manokwari, Selasa (11/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Heatubun menjelaskan bahwa para pegawai baru selanjutnya akan mendapatkan pembagian tugas dan penempatan sesuai bidang masing-masing. Mereka juga akan bekerja di bawah koordinasi pimpinan pada setiap bidang di lingkungan BRIDA Papua Barat.

Menurutnya, pembagian tugas tersebut penting agar setiap pegawai memahami posisi, tanggung jawab, serta garis koordinasi dalam menjalankan pekerjaan.

Ia mengingatkan bahwa menjadi aparatur pemerintah tidak hanya berkaitan dengan memperoleh hak sebagai pegawai. Setiap pegawai juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Kerja dan tunjukkan prestasi. Proses kepegawaian akan berjalan dengan baik,” kata Heatubun.

Ia meminta para CPNS dan PPPK tidak bersikap pasif setelah ditempatkan pada bidang masing-masing. Pegawai harus memiliki inisiatif untuk bekerja dan aktif berkomunikasi dengan pimpinan apabila belum mengetahui tugas yang harus dilakukan.

“Jangan malas-malas. Harus aktif untuk bekerja. Minta arahan pimpinan, apa yang harus dikerjakan,” ujarnya.

Integritas Jadi Pesan Utama

Heatubun secara khusus menekankan pentingnya menjaga integritas. Menurutnya, integritas harus menjadi prinsip yang melekat dalam diri setiap aparatur pemerintah, termasuk dalam mengelola hak dan keuangan pribadi.

Ia mengingatkan para pegawai agar mampu mengatur keuangan dengan baik sehingga kebutuhan keluarga dapat dipenuhi dari penghasilan yang diperoleh secara sah.

“Manajemen keuangan diperhatikan, supaya kerja dan tidur dengan nyaman. Kasih makan anak istri dengan hakmu, jangan mengambil hak orang lain,” katanya.

Pesan tersebut, menurut Heatubun, menjadi bagian penting dalam membangun aparatur yang profesional dan bertanggung jawab. Pegawai diharapkan tidak hanya mengejar karier, tetapi juga menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah dan masyarakat.

Selain menekankan disiplin dan integritas, Heatubun membuka kesempatan bagi pegawai BRIDA Papua Barat yang ingin meningkatkan kapasitas melalui pendidikan lanjutan.

“Kalau mau sekolah silakan, dengan senang hati saya akan dukung,” ujarnya.

Dukungan terhadap pendidikan tersebut sejalan dengan karakter BRIDA sebagai perangkat daerah yang bergerak dalam bidang riset dan inovasi, sehingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja organisasi.

Heatubun berharap kehadiran CPNS dan PPPK baru dapat memperkuat kapasitas BRIDA Papua Barat. Para pegawai baru diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas pada bidang masing-masing, membangun komunikasi dengan pimpinan, serta menunjukkan kinerja melalui hasil kerja yang nyata.

Ia kembali mengingatkan bahwa integritas, kedisiplinan, kemauan belajar, dan keaktifan dalam bekerja akan menjadi modal penting bagi para pegawai dalam membangun karier sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi pemerintah dan masyarakat Papua Barat.(abe)

Admin

Related Posts

Pemprov Papua Barat Lepas 209 Peserta Ziarah Keagamaan 2026

Manokwari, Tudepoint(24/9/2026) – Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., secara resmi melepas 209 peserta Ziarah Keagamaan Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Manokwari, Kamis (24/9/2026). Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat…

PTUN Jayapura Tolak Gugatan Jalan 135 Kilometer Wanam–Muting di Merauke

Jayapura, Tudepoint(19/9/2026) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura menolak gugatan lima warga terkait penerbitan Surat Keputusan Bupati Merauke mengenai kelayakan lingkungan hidup pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer dari Wanam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Pemprov Papua Barat Lepas 209 Peserta Ziarah Keagamaan 2026

  • By
  • September 24, 2026
  • 6 views
Pemprov Papua Barat Lepas 209 Peserta Ziarah Keagamaan 2026

Tanah Papua, Lumbung Atlet dan Seniman yang Belum Membangun Lumbungnya

  • By
  • September 21, 2026
  • 22 views
Tanah Papua, Lumbung Atlet dan Seniman yang Belum Membangun Lumbungnya

PTUN Jayapura Tolak Gugatan Jalan 135 Kilometer Wanam–Muting di Merauke

  • By
  • September 19, 2026
  • 11 views
PTUN Jayapura Tolak Gugatan Jalan 135 Kilometer Wanam–Muting di Merauke

Kuliah Tamu FMIPA UNIPA : Membaca Peradaban Papua dari Gen, Pangan dan Mikrobiota Usus

  • By
  • September 17, 2026
  • 39 views
Kuliah Tamu FMIPA UNIPA : Membaca Peradaban Papua dari Gen, Pangan dan Mikrobiota Usus

Peluncuran HONAI, Pdt. Andrikus Mofu: Ini Rumah Kita Perjuangkan Kemanusiaan

  • By
  • September 15, 2026
  • 31 views
Peluncuran HONAI, Pdt. Andrikus Mofu: Ini Rumah Kita Perjuangkan Kemanusiaan

Lis Tabuni Ajak Warga Papua Tengah Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

  • By
  • September 14, 2026
  • 15 views
Lis Tabuni Ajak Warga Papua Tengah Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman