Blunder Pigai dan Kartu Merah Merauje Warnai Kekalahan PSBS Biak


Balikpapan (25/10/2024) – Tim Badai Pasifik PSBS Biak harus menerima kenyataan digilas 3-0 dari tuan rumah Borneo FC, dalam lanjutan BRI Liga I pekan ke-9 di Stadion Batakan Balikpapan, Jumat (25/10/2024).

Blunder dari kiper PSBS Biak Jhon Pigai pada menit 20 yang menyebabkan terjadinya gol kedua, serta kartu merah yang diterima Marko Merauje pada menit-menit akhir pertandingan, turut mewarnai pertandingan ini.

Pelatih PSBS Biak, Emral bin Bustamam, mengakui keunggulan permainan Borneo FC yang tampil disiplin dan rapi. Ia juga menyoroti kesalahan dari kipernya, John Pigai, yang berdampak signifikan terhadap hasil akhir pertandingan.

Menurut M Salman, salah satu pemain PSBS Biak, solidnya permainan Borneo FC menyulitkan timnya untuk mencetak gol. Borneo FC, sebagai tuan rumah, tampil agresif sejak menit awal dan mencetak gol cepat pada menit ke-6 melalui Mariano Peralta, membuka keunggulan 1-0.

PSBS Biak berusaha bangkit setelah tertinggal, namun justru kembali kebobolan pada menit ke-20. Leonardo Andriel dos Santos memperbesar keunggulan Borneo FC menjadi 2-0, setelah memanfaatkan blunder yang dilakukan Kiper PSBS Biak Jhon Pigai. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan 2-0.

Di babak kedua, Borneo FC masih memegang kendali permainan, namun PSBS Biak berusaha meningkatkan daya serang dengan memasukkan Kelly Sroyer dan Todd Ferre. Meskipun demikian, tim Badai Pasifik tidak mampu menembus pertahanan Borneo FC yang dikomando oleh Stefano Lilipaly.

Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke-87, Leonardo Andriel dos Santos kembali mencetak gol dan mengunci kemenangan Borneo FC dengan skor 3-0. Sebelum pertandingan usai, Marko Merauje harus meninggalkan lapangan lebih awal, setelah menerima kartu merah akibat tekel kerasnya pada salah satu pemain Borneo FC. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan Borneo FC 3-0 atas PSBS Biak.(cr-05)

Admin

Related Posts

MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua

Manokwari (20/5/2026)  — Tim peneliti dari MOCHTAR RIADY INSTITUTE FOR NANOTECHNOLOGY (MRIN) mempresentasikan rencana penelitian bertajuk “Pemetaan Dampak Migrasi Biologis dan Budaya Papua ke Daerah Wallacea” di Manokwari, Rabu(20/5/2026). Presentasi…

Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak pada Harkitnas 2026

MANOKWARI (20/5/2026) — Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan negara di era transformasi digital. Hal itu tertuang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Minta Publik Tidak Menghakimi Mama Yasinta

  • By
  • Mei 30, 2026
  • 0
  • 16 views
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Minta Publik Tidak Menghakimi Mama Yasinta

Forum Dialog Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi di Tanah Papua

  • By
  • Mei 26, 2026
  • 0
  • 16 views
Forum Dialog Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi di Tanah Papua

Papua Barat Ikut Peluncuran Co-Metrics, Instrumen Digital untuk Ukur Kinerja Kerja Sama Luar Negeri Daerah

  • By
  • Mei 25, 2026
  • 0
  • 15 views
Papua Barat Ikut Peluncuran Co-Metrics, Instrumen Digital untuk Ukur Kinerja Kerja Sama Luar Negeri Daerah

Pesta Babi Resmi Tayang dari Tanah Papua, Musim Nobar Berlanjut

  • By
  • Mei 22, 2026
  • 0
  • 19 views
Pesta Babi Resmi Tayang dari Tanah Papua, Musim Nobar Berlanjut

Nobar Film Pesta Babi di FKM UNCEN, Mahasiswa Papua Kritik PSN dan Soroti Pendekatan Militer

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 72 views
Nobar Film Pesta Babi di FKM UNCEN, Mahasiswa Papua Kritik PSN dan Soroti Pendekatan Militer

MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua

  • By
  • Mei 20, 2026
  • 0
  • 25 views
MRIN Presentasikan Rencana Penelitian Migrasi Genetik dan Bahasa Papua