Cahaya Perubahan di Jayawijaya: Dana Desa Wujudkan Listrik di Kampung Yelelo, Warga Desak Infrastruktur Permanen

JAYAWIJAYA(20/3/2026) – Harapan masyarakat di wilayah pegunungan Papua untuk menikmati terang di malam hari akhirnya mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun hanya menjadi janji dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya, kini langkah nyata mulai terlihat pada 20 Maret 2026 di Kampung Yelelo, Distrik Pupoga, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Melalui pemanfaatan Dana Desa, masyarakat Kampung Yelelo kini mulai merasakan akses listrik yang selama ini mereka nantikan. Inisiatif ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kampung Yelelo, Solaiman Lokobal, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di bawah kepemimpinan Bupati Atenius Murip, S.H., M.H.

PLT Kepala Kampung Yelelo, Bapak Solaiman Lokobal yang selalu setia mengawal proses pemasangan listrik di kampung pada (19/03/2026).

“Ini adalah jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat. Kami mempertimbangkan kondisi warga yang selama ini hidup tanpa listrik, sehingga Dana Desa kami arahkan untuk pembangunan jaringan listrik,” ujar Solaiman Lokobal, berdasarkan rekaman yang diterima redaksi pada Jumat (20/3/2026).

Pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas utama. Jaringan listrik berhasil ditarik dari distrik hingga masuk ke kampung, sehingga kini rumah-rumah warga mulai teraliri listrik.

Lokobal menjelaskan, langkah strategis ini didanai melalui alokasi Dana Desa sebesar Rp150 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan kabel dan instalasi jaringan listrik yang menjangkau permukiman warga.

“Dana ini kami kelola secara efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik untuk penerangan maupun mendorong aktivitas ekonomi dan sosial,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Kampung Yelelo secara keseluruhan.

Aspirasi dari Yalelo: Butuh Infrastruktur Permanen

Meski kemajuan mulai dirasakan di Kampung Yelelo, tantangan besar masih dihadapi oleh masyarakat di desa tetangga, Yalelo. Saat ini, warga Yalelo berupaya secara swadaya memanfaatkan Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan listrik, namun infrastruktur yang ada masih sangat terbatas.

Terdapat tiga kendala utama yang dihadapi warga Yalelo:

  1. Jarak Jangkauan
    Penarikan kabel listrik mencapai lebih dari 10 kilometer, sehingga distribusi daya menjadi tidak stabil.
  2. Kapasitas Terbatas
    Infrastruktur yang ada saat ini hanya mampu menyediakan penerangan lampu, belum mendukung penggunaan alat elektronik lainnya.
  3. Kebutuhan Material
    Warga membutuhkan tiang listrik berbahan besi yang lebih kokoh serta kabel berkapasitas besar agar distribusi daya dapat optimal.

Perwakilan warga Yalelo, Frengki Lokobal, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan dukungan lebih lanjut.

Proses pemasangan listrik dengan Swadaya Masyarakat. Tiang listriknya sementara mengunakan kayu.

Kami sudah mulai secara swadaya, tetapi untuk jangka panjang kami membutuhkan kabel yang lebih besar dan tiang besi. Kami berharap Bapak Bupati Atenius Murip bisa mendengar kebutuhan kami,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah Kampung Yelelo.

“Kami berterima kasih kepada PLT Kepala Kampung Yelelo, Bapak Solaiman Lokobal, atas upaya yang telah dilakukan. Ini menjadi inspirasi bagi kami,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, PLT Kepala Kampung Yelelo, Solaiman Lokobal, menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah kabupaten melalui instansi terkait.

“Kami akan mengupayakan agar aspirasi ini bisa ditindaklanjuti. Harapan masyarakat harus dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,” tutupnya.(Elos Wenda)

 

Admin

Related Posts

Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

Jayapura (16/3/2026) – Aparat keamanan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polda Papua mengungkap jaringan transaksi senjata api dan amunisi ilegal yang diduga akan dipasok kepada kelompok bersenjata yang…

Papua Barat Dorong Penguatan Sektor Pertanian dalam Audiensi dengan Menteri Pertanian

Jakarta (12/3/2026) — Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Gubernur…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Cahaya Perubahan di Jayawijaya: Dana Desa Wujudkan Listrik di Kampung Yelelo, Warga Desak Infrastruktur Permanen

  • By
  • Maret 21, 2026
  • 0
  • 1 views
Cahaya Perubahan di Jayawijaya: Dana Desa Wujudkan Listrik di Kampung Yelelo, Warga Desak Infrastruktur Permanen

Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

  • By
  • Maret 16, 2026
  • 0
  • 2 views
Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

Sains Baru untuk Melindungi Kepala Burung Papua

  • By
  • Maret 15, 2026
  • 0
  • 6 views
Sains Baru untuk Melindungi Kepala Burung Papua

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

  • By
  • Maret 14, 2026
  • 0
  • 4 views
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Diduga Upaya Membungkam Pembela HAM

  • By
  • Maret 13, 2026
  • 0
  • 5 views
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Diduga Upaya Membungkam Pembela HAM

LBH Papua Kecam Pencabutan Salib Merah Penolakan Perusahaan di Kampung Nakias

  • By
  • Maret 13, 2026
  • 0
  • 5 views
LBH Papua Kecam Pencabutan Salib Merah Penolakan Perusahaan di Kampung Nakias