Jayapura, 5 Desember 2024 – Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, dan Wakil Walikota dilaksanakan di TPS 29 Kelurahan Waena, Distrik Heram, dan TPS 17 Kelurahan Ardipura Selatan, Distrik Jayapura Selatan. Namun, PSU di TPS 29 terpantau sepi peminat. Dari 558 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 28 pemilih yang hadir pada hari Kamis (5/12), dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIT.

Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsarwir, mengungkapkan rendahnya partisipasi ini dipengaruhi oleh lokasi TPS yang jauh dari tempat tinggal pemilih dan dilaksanakannya PSU pada hari kerja. DPT di TPS 29 tersebar di beberapa wilayah yang cukup jauh, seperti Perumnas Satu, Jalan Belut, hingga Densipur. Selain itu, ini adalah hari kerja sehingga banyak masyarakat tidak bisa hadir,” jelasnya.

PSU di TPS 29 dilakukan karena adanya temuan kecurangan pada pemungutan suara sebelumnya, yang terjadi pada tanggal 27 November. Menurut Yofrey Piryamta N. Kebelen, Kordiv Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Papua, kasus ini bermula dari penggunaan surat suara sisa oleh anggota KPPS dan saksi, yang kemudian viral di media sosial.

“Kami menerima video yang memperlihatkan surat suara sisa digunakan oleh penyelenggara dan saksi. Setelah ditelusuri, kami memastikan adanya pelanggaran yang mengharuskan pemungutan suara ulang,” ungkap Yofrey.

Frans Rumsarwir menegaskan bahwa tingkat partisipasi masyarakat yang rendah di TPS 29 menjadi bahan evaluasi bagi KPU dan Bawaslu untuk perbaikan ke depan. “Sebaran DPT yang terlalu jauh menjadi tantangan. Ke depannya, kami berharap satu TPS dapat melayani satu RT atau area yang berdekatan untuk meningkatkan partisipasi pemilih,” ujarnya.

Sementara itu, Yofrey juga menyampaikan bahwa pengawasan PSU berjalan lancar meskipun partisipasi masyarakat di TPS 29 lebih rendah dibandingkan TPS 17 di Jayapura Selatan. “Antusiasme masyarakat di TPS 17 lebih tinggi dibandingkan TPS 29. Namun, kami bersyukur proses PSU berlangsung kondusif,” tuturnya.

Setelah PSU selesai, KPU akan melanjutkan dengan proses rekapitulasi hasil suara dari dua TPS tersebut. Hasil rekapitulasi tingkat distrik dijadwalkan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan, sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan KPU Kota Jayapura hingga tanggal 6 Desember 2024.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, pelaksanaan PSU ini diharapkan dapat memastikan proses demokrasi yang transparan dan adil di Kota Jayapura. (CR-04)

Related Posts

Jakarta(26/5/2026) – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan mitra pembangunan menggelar Forum Dialog Kemitraan Percepatan Pembangunan Tanah Papua di Novotel Jakarta Cikini, Selasa (26/5/2026). Forum tersebut menjadi ruang koordinasi dan…

Jakarta(25/5/2026) – Pemerintah Provinsi Papua Barat mengikuti kegiatan Evaluasi dan Peningkatan Efektivitas serta Pemantauan Pelaksanaan Kerja Sama Daerah dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga di Luar Negeri yang digelar di Hotel…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HAM DAN KEAMANAN

Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

  • Juli 4, 2026
  • 38 views
Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

  • Juli 4, 2026
  • 40 views
PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

  • Juli 3, 2026
  • 33 views
Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

  • Mei 15, 2026
  • 83 views
Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

  • Mei 13, 2026
  • 52 views
Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua

  • Mei 13, 2026
  • 114 views
Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua