Manokwari(23/4/2026) — Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nency T.L. Wyzer, SH., MM., secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perencanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2026 se-Provinsi Papua Barat yang digelar di Manokwari, Kamis(23/4/2026)

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Nency Wyzer, pemerintah menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan pilar strategis dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Papua Barat menempatkan sektor ini sebagai prioritas pembangunan yang sejalan dengan visi daerah periode 2025–2029, yakni mewujudkan pertanian yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan.

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nency T.L. Wyzer, SH., MM ketika membacakan sambutan Gubernur Papua Barat.

Rakornis tahun ini mengusung tema “Arah Pembangunan Pertanian Papua Barat yang Terencana, Terpadu dan Berkelanjutan”. Forum ini diikuti oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dinas pertanian kabupaten, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat juga menekankan sejumlah langkah strategis yang harus segera ditindaklanjuti, antara lain perluasan lahan cetak sawah, pengembangan komoditas unggulan seperti kakao, pala, kopi, dan kelapa, pembangunan infrastruktur pertanian, serta pemberian bantuan benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan). Selain itu, hilirisasi produk pertanian berbasis potensi lokal, seperti pemanfaatan ubi kayu sebagai bahan baku etanol, juga menjadi perhatian utama.

Rakornis ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menyusun rencana aksi pembangunan pertanian yang lebih terarah dan implementatif. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 23–24 April 2026, di Manokwari.

Foto bersama

Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap melalui forum ini dapat terbangun kesamaan persepsi, keterpaduan program, serta komitmen bersama dalam mendorong pembangunan pertanian yang produktif, inklusif, dan berbasis potensi lokal.

“Dengan kerja sama yang kuat, kita optimistis pembangunan sektor pertanian di Papua Barat dapat berjalan lebih efektif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.

Kegiatan Rakornis ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua sebagai subjek utama pembangunan.(abe)

 

Related Posts

Tudepoint, Sorong (2/9/2026) — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, secara resmi membuka PAPEDA Summit 2026 atau Festival Pembangunan Berkelanjutan Tanah Papua yang berlangsung di gedung pertemuan Ec.…

Tudepoint, Sorong (1/9/2026)  — Pemerintah, masyarakat adat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta hingga mitra pembangunan akan bertemu dalam PAPEDA Summit 2026, sebuah forum pembangunan berkelanjutan Tanah Papua yang berlangsung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HAM DAN KEAMANAN

Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

  • Juli 4, 2026
  • 64 views
Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

  • Juli 4, 2026
  • 66 views
PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

  • Juli 3, 2026
  • 60 views
Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

  • Mei 15, 2026
  • 120 views
Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

  • Mei 13, 2026
  • 74 views
Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua

  • Mei 13, 2026
  • 142 views
Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua