Tabuni Minta Menteri Pertanian Perhatikan Kebutuhan Petani Papua Tengah

Senator Lis Tabuni saat menyampaikan pernyataan dalam Rapat Kerja, Senin (15/9/2025).

 

Jayapura, Tudepoint (18/9/2025) – Lis Tabuni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) meminta Kementerian Pertanian RI memberikan perhatian serius kepada para petani di Provinsi Papua Tengah. Mulai dari bibit tanaman, peralatan kerja, hingga pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan produksi pangan.

Hal ini disampaikan Lis Tabuni dalam Rapat Kerja antara Komite II DPD RI bersama Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman dan jajarannya di Ruang Kutai, Gedung DPD RI, Senin (15/9/2025). Agenda rapat membahas Program Kerja Kementerian Pertanian Tahun 2025 serta Rencana Kerja Tahun 2026.

“Pada pertemuan bersama bapak Menteri Pertanian, Pak Wamen Pertanian dan jajaran, saya meminta kepada mereka untuk dapat menaruh perhatian lebih lagi kepada petani kami di Papua Tengah,” kata Lis dalam pesan tertulis yang diterima Redaksi Tudepoint, Kamis (18/9/2025).

Berdasarkan laporan petani dalam kunjungan kerjanya di Papua Tengah, Lis mengatakan para petani mengeluhkan tentang sulitnya memperoleh bibit-bibit tanaman pangan, baik dari sisi harga dan ketersediaannya di pasaran. Dalam pertemuan itu, Lis juga meminta agar kebutuhan petani terhadap bibit di Papua Tengah diperhatikan.

“Dan kami juga meminta agar para petani dapat menerima bantuan bibit dan juga alat-alat kerja agar para petani di Papua Tengah dapat terbantu dalam meningkatkan kualitas produk pangan,” katanya.

Senator Lis Tabuni menyerahkan aspirasi dan foto bersama Wamen Pertanian, Sudaryono usai pertemuan di Ruang Kutai, Gedung DPD RI, Senin (15/9/2025).

Anggota DPD dari Dapil Papua Tengah ini juga meminta agar kementerian pertanian memberikan program pelatihan bagi para petani. Pasalnya, selain bantuan berupa bibit dan peralatan kerja, Lis mendengar adanya kebutuhan warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani untuk meningkatkan kualitas produksi tanaman mereka melalui pelatihan-pelatihan.

“Dan juga seperti kita ketahui bersama bahwa Papua Tengah juga merupakan salah satu daerah yang menjadi pusat lumbung pangan Indonesia, oleh sebab itu harus diberi perhatian lebih. Tidak hanya memberi perhatian dengan memberikan bantuan bibit dan alat bantu kerja tetapi juga bisa juga dengan melakukan pelatihan-pelatihan khusus agar para petani dapat belajar teknik-teknik baru atau inovasi baru di bidang pertanian untuk dapat meningkatkan kualitas produksi tanam mereka. Juga bagaimana cara memasarkan hingga ke market dalam negeri maupun luar negeri,” kata Lis.

Lis menjelaskan, saat ini Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mencanangkan program Senator Peduli Ketahanan Pangan sebagai upaya memperkuat ketersediaan pangan nasional yang menjadi bagian dari program strategis untuk mengakselerasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Program Senator Peduli Ketahanan Pangan bertepatan dengan HUT ke-21 DPD RI. Ini dirancang tidak berhenti pada seremoni, melainkan bergerak ke arah implementasi konkret, DPD RI juga sudah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

Ketahanan pangan merupakan isu mendasar yang harus dijawab negara karena pangan bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi kualitas sumber daya manusia, stabilitas sosial, hingga daya tahan ekonomi bangsa. Program itu pun diawali dengan penanaman bibit jagung di berbagai daerah.

Pada tahap awal, program difokuskan di empat provinsi percontohan: Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. (*)

Related Posts

Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

MANOKWARI, Tudepoint.com(27/10/2026) — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., menerima kunjungan Direktur Eksekutif Mitra Pembangunan Terra Abadi Papua, Meity Mongdong,…

Diantar Puluhan Legenda Perseman, Dokter Frans Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Papua Barat

MANOKWARI, Tudepoint(9/10/2026) – Dokter Franciscus Tanuardus, yang dikenal dengan julukan The Football Mad Doctor, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat periode 2026–2030. Kedatangan dokter yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dies Natalis ke-26, UNIPA Catat 16.445 Lulusan dan Siapkan Transformasi Menuju Universitas Riset 2035

  • By
  • November 3, 2026
  • 6 views
Dies Natalis ke-26, UNIPA Catat 16.445 Lulusan dan Siapkan Transformasi Menuju Universitas Riset 2035

Prof. Charlie Dorong UNIPA Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan di Papua

  • By
  • November 2, 2026
  • 9 views
Prof. Charlie Dorong UNIPA Jadi Penggerak Pembangunan Berkelanjutan di Papua

Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

  • By
  • Oktober 27, 2026
  • 18 views
Bappeda Papua Barat dan Terra Abadi Papua Jajaki Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan

Diantar Puluhan Legenda Perseman, Dokter Frans Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Papua Barat

  • By
  • Oktober 9, 2026
  • 22 views
Diantar Puluhan Legenda Perseman, Dokter Frans Resmi Daftar Calon Ketua PSSI Papua Barat

Charlie Heatubun Resmi Dilantik sebagai Kepala Bappeda Papua Barat

  • By
  • Oktober 6, 2026
  • 29 views
Charlie Heatubun Resmi Dilantik sebagai Kepala Bappeda Papua Barat

Mnukwar FC Mulai Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, 35 Anak Ikuti Latihan Perdana

  • By
  • Oktober 5, 2026
  • 28 views
Mnukwar FC Mulai Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, 35 Anak Ikuti Latihan Perdana