Foto bersama setelah sosialisasi empat pilar kebangsaan di Nabire, Papua Tengah, Senin (8/9/2025).

 

Jayapura, Tudepoint (15/9/2025) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Tengah,  sekaligus Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Lis Tabuni, kembali menggelar sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan kepada pemuda-pemudi gereja di Nabire, Papua Tengah.

 

Kegiatan sosialisasi tentang kehidupan berbangsa dan bernegara ini mengusung tema tentang Pancasila. Sosialisasi dilakukan dengan sekitar 150an peserta yang terdiri dari pemuda dan pemudi Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Sriwini, Sipur, Kelurahan Sriwini, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (8/9/2025) lalu.

 

Lis mengajak pemuda-pemudi GIDI Sriwini untuk menerapkan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Keempat pilar kebangsaan tersebut adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila.

 

“Sosialisasi kali ini kami usung tema Pancasila,” kata Lis Tabuni, melalui siaran pers yang diterima Redaksi Tudepoint, Senin (15/9/2025) malam.

 

Suasana sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Menurut Lis, posisi Pancasila yang paling fundamental, yang mana menjadikan Pancasila sebagai dasar dari pilar-pilar kebangsaan lainnya.

 

“Pancasila dalam empat pilar mempunyai peran dasar dan idiologi negara; kristalisasi nilai bangsa; dan pilar utama. Pancasila sebagai dasar dan idiologi negara adalah fondasi utama dan idiologi yang membentuk dan mengarahkan seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia,” lagi kata Lis.

 

Lis mengatakan, sebagai negara yang pluralistik dengan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya, Pancasila memiliki kemampuan untuk mengakomodasi dan menyatukan perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan bangsa.

 

Sosialisasi empat pilar MPR RI adalah program Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menyebarluaskan pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Program ini merupakan bagian dari tugas dan kewajiban Anggota MPR RI untuk mengedukasi masyarakat tentang empat pilar tersebut, yang bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Acara sosialisasi empat Pilar MPR RI berlangsung dengan sangat baik dan kekeluargaan. Acara ditutup dengan foto Anggota MPR RI bersama dengan peserta kegiatan Sosialisasi MPR RI. (*)

Related Posts

Jayapura, Tudepoint (6 Juli 2026) – Tim kolaborasi film Pesta Babi–Kolonialisme di Zaman Kita telah menyerahkan uang tiket sukarela senilai Rp517.928.770 dari para penonton untuk menjadi bantuan kemanusiaan bagi para…

Manokwari (20/5/2026)  — Tim peneliti dari MOCHTAR RIADY INSTITUTE FOR NANOTECHNOLOGY (MRIN) mempresentasikan rencana penelitian bertajuk “Pemetaan Dampak Migrasi Biologis dan Budaya Papua ke Daerah Wallacea” di Manokwari, Rabu(20/5/2026). Presentasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HAM DAN KEAMANAN

Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

  • Juli 4, 2026
  • 38 views
Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

  • Juli 4, 2026
  • 40 views
PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

  • Juli 3, 2026
  • 33 views
Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

  • Mei 15, 2026
  • 84 views
Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

  • Mei 13, 2026
  • 54 views
Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua

  • Mei 13, 2026
  • 114 views
Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua