Terinspirasi Vanuatu, LBH Papua Gelar Diskusi Perubahan Iklim Bersama Mahasiswa

Jayapura (22/8/2025) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua menggelar diskusi perubahan iklim bersama puluhan mahasiswa dan aktivis di Café Isasay, Expo Waena, Jayapura, pada Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini terinspirasi dari perjuangan mahasiswa Vanuatu yang berhasil mendorong Mahkamah Internasional (ICJ) mengeluarkan opini hukum tentang krisis iklim pada Juli 2025.

Opini hukum itu menegaskan kewajiban negara untuk menurunkan emisi, sekaligus mengakui lingkungan sehat sebagai hak asasi manusia.

Direktur LBH Papua, Festus Ngoranmele, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk memahami dampak perubahan iklim, ancaman deforestasi, serta upaya pengambilalihan ruang hidup masyarakat adat.

“Pemerintah berusaha mengambil alih kehidupan masyarakat adat, sementara lingkungan terus dirusak. Jika hal ini terus terjadi, akan memicu perubahan iklim yang signifikan. Karena itu, kami ingin menghimpun masyarakat agar lebih memahami dampak-dampak yang akan muncul di masa depan,” ujarnya.

Ngoranmele mencontohkan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang, menurutnya, telah merampas ruang hidup masyarakat adat. Ia menekankan pentingnya ruang-ruang diskusi seperti ini agar masyarakat bisa terus mendapatkan informasi terbaru.

Ia juga menyebut perjuangan mahasiswa Vanuatu membuka mata masyarakat Papua untuk terus melawan keterbatasan ruang demokrasi. “Mereka punya strategi advokasi dan jaringan yang kuat hingga ke PBB. Kalau kita bisa memanfaatkan ruang ini, Papua juga bisa terbuka jalannya,” katanya.

Sementara itu, Stenly Dambujai, mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), mengajak generasi muda Papua untuk membangun gerakan bersama melawan deforestasi dan krisis iklim.

“Penting bagi mahasiswa Papua untuk sadar atas situasi yang sedang terjadi, bukan hanya di Papua tetapi juga di negara-negara Pasifik. Perubahan iklim dan deforestasi akan memberi dampak parah. Karena itu, saya mengajak mahasiswa dan aktivis lingkungan peduli dan membuat gerakan nyata, seperti yang dilakukan mahasiswa Vanuatu,” kata Dambujai.

Kegiatan ini menegaskan solidaritas masyarakat Papua dengan perjuangan negara-negara Pasifik dalam mendorong keadilan iklim dan perlindungan hak asasi manusia.(*)

 

Admin

Related Posts

Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

Jayapura (16/3/2026) – Aparat keamanan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polda Papua mengungkap jaringan transaksi senjata api dan amunisi ilegal yang diduga akan dipasok kepada kelompok bersenjata yang…

Sains Baru untuk Melindungi Kepala Burung Papua

Manokwari (15/3/2026) – Penelitian internasional menunjukkan ciri-ciri tumbuhan dapat membantu menentukan wilayah konservasi di Tanah Papua Di bentang hutan tropis yang luas di Semenanjung Kepala Burung, Papua Barat, masa depan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

  • By
  • Maret 16, 2026
  • 0
  • 1 views
Polisi Bongkar Jaringan Suplai Senjata ke Pegunungan Papua

Sains Baru untuk Melindungi Kepala Burung Papua

  • By
  • Maret 15, 2026
  • 0
  • 4 views
Sains Baru untuk Melindungi Kepala Burung Papua

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

  • By
  • Maret 14, 2026
  • 0
  • 2 views
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Tuntas Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Diduga Upaya Membungkam Pembela HAM

  • By
  • Maret 13, 2026
  • 0
  • 3 views
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Diduga Upaya Membungkam Pembela HAM

LBH Papua Kecam Pencabutan Salib Merah Penolakan Perusahaan di Kampung Nakias

  • By
  • Maret 13, 2026
  • 0
  • 3 views
LBH Papua Kecam Pencabutan Salib Merah Penolakan Perusahaan di Kampung Nakias

Papua Barat Dorong Penguatan Sektor Pertanian dalam Audiensi dengan Menteri Pertanian

  • By
  • Maret 12, 2026
  • 0
  • 7 views
Papua Barat Dorong Penguatan Sektor Pertanian dalam Audiensi dengan Menteri Pertanian