JAYAPURA, TUDEPOINT (6/8/2025) – Lis Tabuni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sekaligus Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sosialisasi tentang kehidupan berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).

 

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah program Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menyebarluaskan pemahaman tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Program ini merupakan bagian dari tugas dan kewajiban Anggota MPR RI untuk mengedukasi masyarakat tentang Empat Pilar tersebut, yang bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Kegiatan Sosialisasi MPR RI yang diadakan Lis Tabuni pada hari Senin, 28 Juli 2025 mengajak Tim Doa dan Pemulihan Tanah Papua untuk menerapkan 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penerapan 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memahami serta mengamalkan UUD 1945, serta menghargai keberagaman yang ada di Indonesia. Penerapan ini mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, hingga hubungan dengan negara.

 

Menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, mengajarkan sikap saling menghargai, dan menjaga keharmonisan keluarga merupakan contoh penerapan 4 pilar dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga.

 

Penerapan dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat dengan cara memahami bahwa masyarakat Indonesia memiliki beragam latar belakang adalah kunci untuk menjaga persatuan. Menghormati perbedaan akan membantu kita saling melengkapi dan memperkuat persatuan, yang sesuai dengan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.

 

Suasana Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan di Nabire, Papua Tengah, Senin (28/7/2025). -dok Lis Tabuni.

Dihadiri 150 orang, kegiatan yang berlangsung di Rumah Ibu Pendeta Rasa Mukaleng, Kelurahan Sanoba, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah berlangsung dengan sangat baik, hangat dan kekeluargaan.

 

Dengan memahami dan menerapkan 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan dapat tercipta masyarakat Indonesia yang kokoh, harmonis, dan sejahtera.

 

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI penting untuk terus dilakukan agar nilai-nilai luhur bangsa tetap terjaga dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (*)

  • Related Posts

    Sorong(29/7/2026) – Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama berbagai pemangku kepentingan menyepakati sepuluh langkah strategis sebagai tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) Forum Kolaborasi Multipihak…

    Bahas penyusunan model pengelolaan bentang alam Mahkota Permata Tanah Papua Sorong (28/7/2026)  – Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memperkuat komitmen membangun tata kelola bersama Bentang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    HAM DAN KEAMANAN

    Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

    • Juli 4, 2026
    • 38 views
    Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

    PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

    • Juli 4, 2026
    • 40 views
    PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

    Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

    • Juli 3, 2026
    • 33 views
    Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

    Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

    • Mei 15, 2026
    • 84 views
    Bupati Nduga Serukan Warga Tidak Terlibat Konflik Brutal di Wamena: “Jangan Ikut Menjadi Bagian dari Perang Suku”

    Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

    • Mei 13, 2026
    • 54 views
    Film Dokumenter “Pesta Babi” Soroti Kolonialisme, Perampasan Tanah, dan Operasi Militer di Papua

    Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua

    • Mei 13, 2026
    • 114 views
    Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tolikara, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan Polda Papua