Persipura Menang Telak 3–1 atas PSIS Semarang

Jayapura(18/4/2026) — Persipura Jayapura meraih kemenangan meyakinkan 3–1 atas PSIS Semarang dalam laga pekan ke-24 Pegadaian Liga II Championship yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Sabtu(18/4/2026).

Sejak awal pertandingan, Persipura tampil dominan. Pada menit ke-39, Ramai Rumakiek gagal mengonversi peluang emas dari titik penalti setelah terjadi pelanggaran handsball oleh pemain tim tamu di dalam kotak terlarang. Meski demikian, pada masa tambahan waktu babak pertama, Kelly Sroyer berhasil memecah kebuntuan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut gawang.

Memasuki babak kedua, dukungan sekitar 17.462 suporter yang memadati stadion semakin membakar semangat tuan rumah. Pada menit ke-70, Reno Salampessy menggandakan keunggulan Persipura setelah memanfaatkan umpan matang dari Sroyer.

PSIS Semarang tidak tinggal diam. Pada masa tambahan waktu, tim tamu memperkecil ketertinggalan menjadi 2–1 melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok.

Namun, di penghujung laga, Persipura kembali mendapat peluang emas setelah Elisa Basna dilanggar di kotak penalti. Setelah melalui pengecekan VAR, wasit menunjuk titik putih. Victor Mansaray yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan Persipura dengan skor akhir 3–1.

Dengan hasil ini, peringkat Persipura naik dua tingkat dan menggeser dua pesaingnya, PSS Sleman dan Barito Putra serta memuncaki klasemen sementara Grup B, dengan poin 50.  Menyisahkan tiga laga, tim Mutiara Hitam dari Papua ini diharapkan dapat menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan, sehingga berpeluang lolos ke Liga 1 Musim 2026/2027, tanpa bergantung pada hasil dari dua pesaingnya.*)

Reporter : Son David

Admin

Related Posts

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Perhimpunan Advokat Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAKHAM) Papua mengutuk keras peristiwa kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya sejumlah warga sipil di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat, 3 Juli…

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Papua Tengah menyatakan keprihatinan mendalam atas berlanjutnya konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak yang, menurut berbagai laporan, telah menimbulkan korban jiwa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tiket Sukarela Penonton Pesta Babi Rp 517, 3 Juta Sudah Disalurkan kepada Pengungsi

  • By
  • Juli 6, 2026
  • 0
  • 26 views
Tiket Sukarela Penonton Pesta Babi Rp 517, 3 Juta Sudah Disalurkan kepada Pengungsi

Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

  • By
  • Juli 4, 2026
  • 0
  • 17 views
Ikatan Pilot Indonesia Kecam Keras Insiden Pesawat PK-RCY di Papua

PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

  • By
  • Juli 4, 2026
  • 0
  • 19 views
PAKHAM Papua Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Sipil di Intan Jaya, Mendesak Investigasi Independen, Penegakan Hukum, dan Penyelesaian Konflik Melalui Dialog

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

  • By
  • Juli 3, 2026
  • 0
  • 15 views
Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya, Exco Partai Buruh Papua Tengah: “Enam Gubernur Jangan Diam. Uang dan Pembangunan untuk Siapa Kalau Rakyat Terus Terbunuh?”

Penutupan Piala Presiden U-10 dan U-12 Zona Papua Barat Tahun 2026

  • By
  • Juni 30, 2026
  • 0
  • 24 views
Penutupan Piala Presiden U-10 dan U-12 Zona Papua Barat Tahun 2026

Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Minta Publik Tidak Menghakimi Mama Yasinta

  • By
  • Mei 30, 2026
  • 0
  • 28 views
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Minta Publik Tidak Menghakimi Mama Yasinta